Inflasi tahunan September naik ke 3,28%, terdorong pangan dan emas perhiasan
BPS melaporkan inflasi tahunan September 3,28%, naik dari 3,19% pada Agustus. Inflasi bulanan 0,30%, inflasi tahun kalender 2,17% dan inflasi inti 2,84%. Kelompok makanan, minuman dan tembakau menjadi penyumbang utama dengan inflasi tahunan 4,37%; perawatan pribadi dan jasa lain naik 7,77% terutama karena emas perhiasan (Kontan, Investortrust, RCTI+). Sulawesi Utara tertinggi di 7,59%, Sumatera Selatan terendah di 2,55%. Angka dirilis Kamis 1 Oktober.
Inflasi memengaruhi daya beli dan keputusan suku bunga Bank Indonesia.
Harga pangan dan emas perhiasan menjadi pendorong utama; rumah tangga dengan belanja pangan besar paling terasa.
Inflasi 3,28% masih di dalam kisaran wajar, tetapi dengan rupiah lemah dan minyak mahal, tekanan harga impor perlu dipantau.
DailyDrop Edisi Indonesia No. 1 · Edisi Pagi · Sen, 5 Okt 2026