Hukum · Keamanan · Pers ✓ 5 media

Kapolri baru Suyudi Ario Seto menyusun rencana 100 hari: narkoba, judi daring, dan ruang publik aman

Komjen Suyudi Ario Seto dilantik sebagai Kapolri pada 1 Oktober menggantikan Listyo Sigit Prabowo, yang menjadi Kepala Staf Kepresidenan; Wakapolri baru Komjen Wahyu Hadiningrat (detik, RCTI+, Antara). Suyudi pernah memimpin BNN dan menyebut konsolidasi internal sebagai langkah awal. Ia membagi 100 hari menjadi tiga fase: memahami kondisi (hari 1-30), menguji perbaikan (31-60), dan menunjukkan hasil (61-100). Prioritas cepat: ruang publik aman, narkoba, judi daring dan penipuan digital, serta layanan 110 dan SPKT yang ramah korban (Katadata, RCTI+). Kompolnas berharap digitalisasi dan layanan perempuan dan anak berlanjut (Antara).

Polri adalah lembaga penegak hukum terbesar dan sering disorot soal kepercayaan publik. Pergantian pucuk pimpinan dalam satu perombakan besar menunjukkan prioritas presiden pada keamanan.

Bila Anda pernah melapor lewat 110 atau SPKT, janji layanan ramah korban menyangkut Anda langsung. Penindakan judi daring dan penipuan digital menyangkut pengguna ponsel pada umumnya.

Rencana bertahap dengan tolok ukur jelas membuat kinerja lebih mudah dinilai.

Janji 100 hari adalah niat, bukan hasil. Kepercayaan publik terbentuk dari perkara konkret, bukan dari rencana.

Kekuatan rencana ini adalah tenggatnya: publik bisa menagih pada hari ke-30, ke-60 dan ke-100. Pantau data penindakan judi daring dan narkoba, bukan hanya pernyataan.

DailyDrop Edisi Indonesia No. 1 · Edisi Pagi · Sen, 5 Okt 2026

Baca halaman depan hari ini →