Hampir 1.500 pekerja migran Myanmar dipulangkan dari Malaysia dengan kapal perang
Tiga kapal Angkatan Laut Myanmar yang membawa 1.476 migran tiba di pangkalan Thanlyin dekat Yangon pada pagi 4 Oktober (AFP, Kuwait Times, ARY News). Ini kelompok pertama dari 5.000 orang yang menurut Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim akan diterima Myanmar. UNHCR berkata stafnya tidak diizinkan memastikan bahwa keputusan pulang diambil secara bebas dan sadar; Malaysia menyebutnya sukarela.
Myanmar masih dilanda perang saudara, dan pemulangan massal memunculkan pertanyaan perlindungan pengungsi di seluruh ASEAN.
Tidak berdampak langsung pada pembaca Indonesia, tetapi memperlihatkan tekanan pengungsi dan pekerja migran yang juga dirasakan negara ASEAN lain.
Pantau gelombang berikutnya dan apakah UNHCR diberi akses.
DailyDrop Edisi Indonesia No. 1 · Edisi Pagi · Sen, 5 Okt 2026