IHSG melesat 1,36% ke 6.118,86 pada Senin, rupiah di sekitar Rp17.916
IHSG naik 81,97 poin atau 1,36% ke 6.118,86 pada Senin 5 Oktober dari 6.036,89, setelah sempat menyentuh 6.019,84 (CNBC Indonesia, Bisnis, Databoks). Sepuluh dari sebelas sektor menguat; properti naik 2,31% dan teknologi turun. BRPT naik 4,58% ke Rp1.485 dan GOTO turun sekitar 3,33%. Sebanyak 526 saham menguat dan 153 melemah, nilai transaksi sekitar Rp9,6 sampai Rp9,97 triliun, angka berbeda tipis antarsumber. Databoks mencatat kurs spot Rp17.916,4 per dolar AS pukul 16.46 WIB, melemah sekitar 0,36%; DailyDrop belum menemukan sumber kedua dan angka penutupan Jumat dari Bloomberg berbeda.
Setelah turun 3,28% pekan lalu, rebound 1,36% mengurangi tekanan, tetapi satu hari belum menentukan arah. Rupiah di dekat Rp18.000 tetap menjadi risiko.
Investor ritel sebaiknya tidak menyimpulkan tren dari satu sesi. Untuk pengeluaran valuta asing, kurs masih dekat level tertinggi tahun ini.
Penguatan luas di sepuluh sektor menunjukkan minat beli kembali setelah koreksi dalam, dan sektor properti yang sensitif suku bunga memimpin.
Rebound setelah koreksi sering berumur pendek bila asing masih net sell dan kurs lemah; volume transaksi sekitar Rp9,6 triliun belum menunjukkan lonjakan besar.
Pantau apakah investor asing berhenti menjual dan apakah rupiah bisa bertahan di bawah Rp17.900 beberapa hari berturut-turut. Tanpa itu, rebound ini tetap kenaikan teknis.
DailyDrop Edisi Indonesia No. 2 · Edisi Pagi · Sel, 6 Okt 2026