IRGC klaim tanker kena ranjau di Selat Hormuz; Komando Pusat AS lumpuhkan kapal kargo yang coba tembus blokade
IRGC mengatakan tanker minyak meledak setelah menabrak ranjau laut di Selat Hormuz (media pemerintah Iran via JPost); belum ada konfirmasi independen. CENTCOM melumpuhkan kapal kargo komersial di Teluk Oman pada 10 Oktober setelah awaknya mengabaikan peringatan blokade. Angkatan Laut IRGC melalui Tasnim berkata tidak akan mengizinkan 'pasukan agresor'. JPost menulis Teheran dan Washington bertukar usulan pembukaan selat 'dalam tujuh hari'. Jumat: WTI naik 0,39% ke US$91,85 (data pasar).
Hormuz menentukan sekitar seperlima pasokan minyak dunia, jadi kabar apa pun bisa menggerakkan harga dan kurs.
Harga minyak tinggi menekan rupiah dan biaya impor energi; BBM bersubsidi aman sampai akhir tahun.
Perundingan lewat usulan bertukar memberi harapan pembukaan selat.
Insiden militer dan klaim yang belum terbukti menunjukkan jalan buntu bisa berubah cepat.
Satu media dan klaim sepihak. Tunggu konfirmasi independen, dan pantau pembukaan pasar Senin.
DailyDrop Edisi Indonesia No. 7 · Edisi Pagi · Min, 11 Okt 2026