Serangan Houthi ke bandara Riyadh tewaskan 12 orang; serangan lanjutan Minggu memperburuk ketegangan
Otoritas Saudi menyebut serangan ke Bandara King Khalid di Riyadh menewaskan 12 orang dan melukai lebih dari 300 (AP, Politico, USA Today). Houthi mengaku bertanggung jawab dan memperbarui peringatan terhadap bandara Saudi (Reuters, CBS); AP melaporkan penutupan bandara diperpanjang. Pada Minggu koalisi pimpinan Saudi menyatakan menangkis serangan lanjutan; detikcom menulis rudal jelajah dicegat, sementara Haaretz melaporkan proyektil lain memicu kebakaran. KBRI menyatakan tidak ada WNI korban (Antara, detikcom); Livemint dan Hindustan Times melaporkan seorang warga India tewas. Trump membuka peluang AS ikut menyerang Houthi (detikcom); bursa Saudi anjlok (Reuters).
Serangan ke infrastruktur sipil penting menaikkan risiko perang yang lebih luas di Teluk, yang menyangkut pasokan minyak dan penerbangan.
Calon jemaah umrah dan pelancong perlu mengecek jadwal penerbangan; harga minyak yang naik menekan rupiah dan biaya impor energi.
Koalisi menyebut serangan ini kejahatan perang dan menyatakan hak membalas.
Eskalasi militer, termasuk keterlibatan AS, dikhawatirkan memperluas perang tanpa penyelesaian politik.
Korban 12 tewas adalah angka resmi Saudi; klaim Houthi atas Dammam dan Aramco belum dikonfirmasi. Pantau pembukaan kembali bandara, keputusan Washington, dan reaksi harga minyak pada pembukaan Senin.
DailyDrop Edisi Indonesia No. 8 · Edisi Pagi · Sen, 12 Okt 2026