Juru bicara Gedung Putih Katie Zacharia keluar dari jabatan kurang dari seminggu setelah ditunjuk
Katie Zacharia tidak lagi menjadi juru bicara Gedung Putih kurang dari seminggu setelah menjabat, menurut Detikcom dan laporan jaringan stasiun televisi AS pada 16 Oktober. Presiden Donald Trump mengumumkan penunjukannya pada 9 Oktober sebagai pengganti Karoline Leavitt. Pada briefing perdana ia hanya menjawab pertanyaan tiga wartawan, semuanya dari media yang cenderung pro-Trump, dan briefing berlangsung sekitar 14 menit. Latar belakang profesionalnya, termasuk klaim pengalaman hukum, dipertanyakan. Trump menyatakan keraguan atas masa depannya dan berkata ia akan mempertimbangkan kembali pekerjaan itu jika berada di posisinya. Dua pejabat Gedung Putih menyebut Zacharia dibebaskan dari tugas atau sedang beralih keluar dari peran itu, menurut Newcastle Herald.
Juru bicara menentukan cara Gedung Putih berhubungan dengan pers dan menyampaikan kebijakan, termasuk soal dagang dan tarif yang berdampak ke Indonesia. Pergantian secepat ini menunjukkan ketidakstabilan komunikasi di Washington.
Bagi pembaca di Indonesia, dampak langsungnya kecil. Namun kejelasan siapa yang berbicara atas nama Gedung Putih memengaruhi cara membaca pernyataan resmi soal kebijakan luar negeri.
Trump menyatakan keraguan atas masa depan Zacharia dan berkata ia akan mempertimbangkan kembali pekerjaan itu bila berada di posisinya, menurut laporan jaringan televisi AS.
Laporan media AS menyoroti briefing perdana yang hanya melayani tiga wartawan dari media yang cenderung pro-Trump serta pertanyaan atas klaim pengalaman hukumnya.
Yang pasti adalah penunjukan 9 Oktober dan kepergiannya dalam hitungan hari, menurut banyak media. Yang belum pasti adalah rincian alasan dan siapa penggantinya. Pantau pengumuman Gedung Putih pekan ini.
DailyDrop Edisi Indonesia No. 15 · Edisi Pagi · Sen, 19 Okt 2026