Internasional · Reaksi · ✓ 3 media · belum ada tanggapan Trump

Muhammadiyah Kecam Candaan Trump soal Nama Mohammad dalam Kampanye di Georgia

Menurut detikNews yang mengutip Reuters, Trump berkata di rapat kampanye di Dalton, Georgia, pada Sabtu 17/10: jika ragu soal nama orang dari Timur Tengah, panggil saja Mohammad. Ketua PP Muhammadiyah Anwar Abbas menanggapi pada 19/10 bahwa ucapan itu menyakitkan umat Islam, bukan sekadar lelucon, dan mengandung unsur penghinaan terhadap Islam dan Nabi Muhammad, menurut detikNews dan CNN Indonesia. Ia menduga tujuannya menarik dukungan basis politik Trump. Suara.com, Maklumat, dan Pelita Karawang melaporkan reaksi tokoh lain, termasuk Jusuf Kalla. Tanggapan Trump belum ditemukan.

Nama Muhammad dipakai jutaan umat Islam di Indonesia, sehingga lelucon soal nama itu mudah dibaca sebagai penghinaan terhadap agama. Reaksi tokoh ormas besar juga memengaruhi opini publik tentang Amerika menjelang pemilu sela.

Bagi pembaca, ini contoh bagaimana ucapan kampanye di Amerika cepat menjadi isu di Indonesia lewat media. Reaksi resmi pemerintah belum dilaporkan dalam sumber yang kami baca.

Sudut Muhammadiyah: Anwar Abbas menyebut ucapan itu bukan hanya lelucon dan menilai Trump kerap menjadikan Islam musuh bersama.

Sudut konteks kampanye: Reuters, menurut detikNews, mencatat kelakar itu dilontarkan di rapat umum untuk mendukung kandidat Partai Republik menjelang pemilu sela 3 November.

Terkonfirmasi: ucapan Trump menurut Reuters dan reaksi Muhammadiyah. Belum ada tanggapan Trump atau Gedung Putih dalam sumber yang tersedia. Hari ini pantau apakah pemerintah atau MUI menyampaikan sikap resmi.

DailyDrop Edisi Indonesia No. 16 · Edisi Pagi · Sel, 20 Okt 2026

Baca halaman depan hari ini →