BBM langka di Bali, warga antre berjam-jam; Pertamina sebut kendala tanker, Ombudsman temukan gangguan layanan di 11 provinsi
Detikcom menulis warga di Bali sampai pingsan karena mengantre BBM berjam-jam, dan Pertamina menyebut penyebabnya kendala bongkar muat kapal tanker. Dirjen Migas menyebut antrean berasal dari kendala distribusi dan stok aman (Antara, Republika). Pertamina memetakan 52 SPBU 24 jam di Bali (Antara). Ketua DPR meminta pasokan ditambah (Antara), dan seorang anggota dewan mendesak normalisasi dalam 24 jam (Republika). Ombudsman menemukan gangguan layanan BBM di 11 provinsi dan menyiapkan inspeksi mendadak (Antara). Bank Indonesia di Bali menilai dampaknya ke ekonomi daerah terbatas (Antara, Republika).
BBM menggerakkan transportasi dan logistik, dan Bali bergantung pada pariwisata yang butuh kendaraan bergerak lancar.
Pengendara di Bali perlu memanfaatkan SPBU 24 jam dan menghindari antre di jam sibuk. Warga di provinsi lain perlu memantau pengumuman Pertamina daerah.
Pemerintah dan Pertamina menegaskan stok aman dan masalahnya di distribusi, yang bisa diperbaiki cepat.
Antrean di banyak provinsi dan temuan Ombudsman menunjukkan gangguan lebih luas daripada satu pelabuhan.
Dua penjelasan, tanker dan distribusi, perlu disatukan Pertamina. Pantau apakah antrean di Bali benar berakhir dalam 24 jam seperti diminta DPR, dan apa isi temuan Ombudsman soal penyebabnya.
DailyDrop Edisi Indonesia No. 11 · Edisi Pagi · Kam, 15 Okt 2026